Apa yang Berubah di Pasar Mesin Kasir? 6 Tren untuk 2026
Berita Industri Mesin Kasir: 6 Tren yang Membentuk Pasar di Tahun 2026
Pasar mesin kasir sedang mengalami transformasi struktural.
Bernilai USD 7,62 miliar pada tahun 2025, pasar global diproyeksikan akan mencapai USD 12,87 miliar pada tahun 2032, tumbuh pada CAGR sebesar 7,77%. Namun di balik angka-angka ini, industri bergeser dari pasar komoditas yang berpusat pada perangkat keras menuju lanskap solusi terintegrasi di mana perangkat lunak, layanan, dan ketahanan rantai pasokan menentukan keunggulan kompetitif.
Sebagai produsen perangkat keras POS yang melayani pasar global sejak 2011, Amitis (www.amitisretail.com) secara cermat melacak pergeseran ini untuk membantu mitra menavigasi lanskap yang berubah.
Berikut adalah tren utama yang membentuk industri mesin kasir saat ini.
SoftPOS Mengubah Permintaan Perangkat Keras
Adopsi SoftPOS semakin cepat di Amerika Utara, Eropa, Australia, Brasil, India, dan Asia Tenggara, memungkinkan pedagang untuk menerima pembayaran nirsentuh melalui perangkat komputasi yang ada—mengurangi kebutuhan akan terminal POS seluler khusus dengan pembaca NFC terpisah.
Dampaknya terukur. Omdia memproyeksikan pengiriman layar POS seluler akan menurun 11,5% dari tahun ke tahun pada tahun 2026 menjadi 11,7 juta unit, sementara pengiriman layar POS mandiri diperkirakan akan menurun 8,6% menjadi 3,2 juta unit. Pergeseran dari "perangkat keras khusus" ke "perangkat serbaguna + perangkat lunak" secara fundamental membentuk kembali strategi penerapan ritel.
Cloud POS Menjadi Standar
Migrasi ke POS berbasis cloud semakin cepat di sektor ritel dan perhotelan. Meningkatnya permintaan untuk analitik data real-time, integrasi omnichannel, dan kemampuan manajemen jarak jauh mendorong adopsi, sementara model langganan dan SaaS membuat POS cloud lebih mudah diakses oleh usaha kecil dan menengah.
Perangkat lunak menangkap 59,4% pangsa pasar POS cloud pada tahun 2025, mencerminkan perannya sebagai mesin transaksi dan pusat analitik.
Tarif Membentuk Ulang Rantai Pasokan dan Biaya
Efek kumulatif dari langkah-langkah tarif AS yang diterapkan pada tahun 2025 telah menimbulkan tekanan biaya material, pengadaan, dan persaingan di seluruh ekosistem mesin kasir. Tarif pada perangkat jadi dan komponen elektronik utama telah meningkatkan biaya pengiriman untuk perangkat keras impor, mendorong OEM untuk menilai kembali strategi pengadaan dan mengeksplorasi jejak manufaktur alternatif.
Manajer pengadaan dan rantai pasokan sekarang menimbang tidak hanya dampak biaya langsung tetapi juga transparansi, waktu tunggu, dan keandalan pemasok jangka panjang—mendorong penekanan yang lebih besar pada strategi yang dipimpin oleh perangkat lunak yang mengurangi ketergantungan pada perangkat keras.
Layar Tertanam NFC: Perbatasan Integrasi Baru
Menanggapi kenaikan biaya dan perubahan metode pembayaran, merek POS berfokus pada strategi optimalisasi biaya dan penyederhanaan konfigurasi perangkat keras. Salah satu teknologi yang mendapatkan kembali perhatian pada tahun 2026 adalah integrasi fungsi NFC langsung ke bezel belakang layar—mengurangi ketergantungan pada pembaca kartu terpisah dengan antena NFC tertanam.
Beberapa produsen panel besar, termasuk AUO Display Plus, BOE, Innolux, dan Tianma, telah memperkenalkan solusi layar tertanam NFC dan secara aktif mengejar sertifikasi pasar pembayaran ritel. Ke depan, beberapa pembuat panel sedang mengevaluasi integrasi lapisan penginderaan NFC langsung ke filter warna layar, yang dapat memungkinkan deteksi NFC layar penuh dan memperluas area penginderaan yang efektif.
POS Seluler: Segmen Pertumbuhan Tercepat
Segmen POS seluler adalah mesin pertumbuhan industri. Bernilai USD 44,26 miliar pada tahun 2024, diproyeksikan akan mencapai USD 80,58 miliar pada tahun 2029.
Pengecer semakin melihat mPOS sebagai pengungkit pengalaman pelanggan—memungkinkan line-busting, pencarian produk tanpa batas, dan promosi yang dipersonalisasi yang mempercepat penjualan. Setengah dari eksekutif ritel yang disurvei berencana meluncurkan mPOS untuk meningkatkan tingkat layanan.
Unified Commerce Mendapatkan Momentum
Gerakan yang patut diperhatikan selama setahun terakhir adalah pemasaran yang disengaja dari pengalaman Unified Commerce—memusatkan layanan multi-saluran dan bernilai tambah ke dalam satu backend untuk satu pengalaman yang konsisten, berbeda dengan backend terpisah dari Omnichannel Commerce yang dilapisi pada sistem lama.
Pergeseran ini menandai pergerakan dari kepanikan era pandemi menjadi pembeda strategis bagi pengecer modern.
Melihat ke Depan
Sektor mesin kasir bergerak menuju platform modular, rantai pasokan yang tangguh, dan penawaran yang didorong oleh layanan. Analis industri menekankan bahwa fleksibilitas, kemitraan, dan model yang didorong oleh hasil akan memposisikan organisasi untuk menangkap pertumbuhan dan keunggulan operasional di pasar yang kompleks dan berkembang pesat.
Bagi Amitis (www.amitisretail.com), tren ini memperkuat pentingnya kemitraan jangka panjang, dukungan teknis yang responsif, dan solusi perangkat keras yang beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah—tidak hanya hari ini, tetapi untuk lima tahun ke depan.
Tetap terinformasi tentang tren ini akan sangat penting bagi distributor, pengecer, dan penyedia solusi yang ingin menavigasi gangguan jangka pendek sambil memposisikan diri untuk keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Di Amitis, kami membantu distributor, pengecer, dan penyedia solusi menavigasi pergeseran pasar dengan perangkat keras POS yang andal, kemampuan OEM/ODM, dan dukungan teknis yang responsif.
Tidak ada penjualan — hanya percakapan tentang apa yang sesuai dengan bisnis Anda.
Hubungi Tim KamiKunjungi kami di www.amitisretail.com